Arief Widhiyasa: Jadi CEO Agate Studio Karena Gila Game

P1050855

 

Nama Lengkap                     : Arief Widhiyasa
Nama Panggilan                   : Arief 
Tempat, Tanggal Lahir            : Denpasar, 4 April 1987
Pendidikan Formal                :
- SMP Negeri 1 Singaraja
- SMA Negeri 1 Singaraja
- Teknik Informatika ITB Angkatan 2005 (Drop Out)
Riwayat                                   :
- General Manager di G-Softworks (2005-2007)
- Microsoft Student Partner di Microsoft Innovation Center (2007-2009)
- CEO di Agate Studio (2007-Sekarang)
Spesialisasi                              : 
Business Development, Negotiation, Networking, Game Programming, Game Development, Game Business

Mungkin nama Agate Studio sudah tidak asing lagi bagi para gamers, terlebih di Indonesia. Siapa sangka sebuah industri game besar di Bandung ini ternyata diprakarsai oleh seorang pemuda yang baru berusia 25 tahun.

Di era digital ini, perkembangan industri game menyimpan potensi bisnis yang sangat besar. Arief Widhiyasa atau biasa disapa dengan Arief ini telah menangkap peluang tersebut dengan membentuk PT. Agate International saat ia masih duduk di bangku kuliah. “Menjadi seorang young technopreneurship tantangan tersendiri bagi saya. Menurut saya, memimpin teman sendiri adalah hal yang seru karena tidak ada jarak dan bercandanya nyambung,” tutur Arief Widhiyasa, pendiri sekaligus CEO (Chief Executive Officer) Agate Studio.

Arief mengenal game sejak duduk di bangku TK. Saat itu Arief tidak hanya menikmati permainan, tetapi ia juga selalu terkagum dan berpikir bagaimana cara kerja game dan bagaimana sebuah benda kecil bisa menyimpan banyak sekali permainan seru. “Sejak saat itulah saya mulai bermimpi suatu saat dapat membuat game sendiri,” ujar pria kelahiran 4 April 1987 ini sembari mengenang masa kecilnya.

Ternyata, kesenangan Arief di dalam dunia game tidak membuat prestasinya menurun. Arief tetap mengejar ranking kelas dan mengikuti berbagai olimpiade sains. “Dulu saya justru menjadikan game sebagai motivasi untuk belajar. Ya udah deh, rangking kelas gak usah, yang penting menang olimpiade dan tiap menang dibeliin game,” tutur pria yang pernah masuk dalam Olimpiade Komputer di tingkat internasional saat duduk di bangku kuliah ini. Ia bersama timnya dari Institut Teknologi Bandung menang dalam Imagine Cup 2008 untuk kategori Rural Innovation Award dalam sebuah acara di Louvre, Paris, Perancis.

Semasa Arief kuliah di ITB, Arief mulai menemukan teman-teman dengan passion yang sama, yakni dalam bermain game. Lalu, ia bersama 17 orang rekannya sering berkumpul, berdiskusi, dan membuat game bersama. “Saya bersyukur dengan sekumpulan teman saya yang bermodalkan nekat, passion dan kegilaan total pada game itu akhirnya terbentuklah Agate Studio pada tahun 2009,” tutur pria yang pernah mengenyam pendidikan di ITB sebagai mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2005 ini.

Arief mengakui bahwa kesibukannya di Agate Studio telah membuatnya tidak dapat menyelesaikan kuliahnya hingga memutuskan untuk drop out. Kedua orangtua Arief tentu tidak langsung menerima begitu saja dengan keputusan tersebut. Namun, Arief bersyukur karena latar belakang orangtuanya adalah pengusaha sehingga mereka kemudian dapat menerima keputusan tersebut dan memberi dukungan sepenuhnya. “It’s not about the DO-part, but the effort, sacrifices hard work, commitment, passion, and persistence,” tutur pria yang hobi bermain basket ini.

Arief memiliki rencana ke depan untuk Agate Studio dan untuk dirinya sendiri. “Visi Agate Studio dan visi saya pribadi sangat inline. Jadi saya akan selalu berusaha untuk bisa berkontribusi semaksimal mungkin agar visi Agate untuk berkontribusi dalam membuat dunia lebih bahagia bisa terwujud perlahan-lahan,” tutur pria yang memiliki motto ‘Because we have a dream, that life would be much happier, and game is that which drives our passion. And because we believe that by doing what we love, we can make our dreams come true’. Kalimat itulah yang telah menuntun Arief dalam mewujudkan mimpi-mimpinya hingga Agate Studio saat ini menjadi industri game lokal yang mendunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s